Melihat Manusia Purba di Mal

  • DSC_0247
  • DSC_0248
  • DSC_0249
  • DSC_0253
  • DSC_0258
  • DSC_0259
  • DSC_0267
  • DSC_0273
  • DSC_0278
  • DSC_0280

Sore itu, Kamis, 22 November 2012, suasana mal tidak terlalu ramai. Tidak seramai akhir pekan kala rombongan wisatawan lokal membanjiri Bandung dari berbagai daerah sekitar, utamanya dari kota Jakarta. Saya dan  Wanti Windari, salah seorang anggota Museumcare, mengunjungi Mal Paris Van Java sore itu untuk melihat Pameran 5 Kota Museum Manusia Purba Sangiran yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kota Bandung adalah kota kedua, setelah Jakarta, yang disambangi oleh “manusia Sangiran”. Setelah itu, berturut-turut kota Yogyakarta (Plaza Ambarukmo 29 November-2 Desember), Surabaya (Grand City Mall 6-9 Desember), dan berakhir di Denpasar (Discovery Shopping Mall 16-16 Desember 2012).

Tidak banyak petunjuk yang terlihat di luar kawasan mal PVJ yang menunjukkan adanya pameran ini. Kami pun terseok-seok menelisik hampir semua lorong dan selasar yang membingkai ruang mal hingga akhirnya kami menemukan lokasi pameran yang terletak di lantai bawah.

Pameran yang diselenggarakan selama 4 (empat) hari hingga Minggu, 25 November 2012 ini menyajikan koleksi unggulan Museum Sangiran.

Diorama manusia purba Sangiran langsung menyambut pengunjung yang datang. Sebuah ceruk kecil serupa gua disiapkan oleh penyelenggara pameran bagi pengunjung yang ingin memperoleh informasi perihal Situs Sangiran dalam rupa audiovisual yang ditayangkan tanpa henti. Selangkah dari sana, sejumlah fosil moluska telah menanti.

Replika tengkorak manusia purba yang berasal dari Situs Sangiran pun dipajang dalam kotak-kotak kaca mengilap dengan lampu terang benderang. Pengunjung dibebaskan berpindah dari satu panel ke panel yang lainnya tanpa harus mengikuti sebuah timeline tertentu. Tidak hanya replika semata, Museum Sangiran juga membawa serta fosil asli gading Stegodon untuk diperlihatkan kepada khalayak ramai kota Bandung yang berkunjung.

…minimnya informasi tentang lokasi pameran, tidak ada pembatas koleksi yang jelas, label koleksi yang sangat tekstual… Ada beberapa catatan kecil yang kami perhatikan selama kunjungan dalam pameran ini. Selain minimnya informasi keberadaan pameran di luar maupun dalam kawasan mal, keamanan benda koleksi yang dipajang menjadi perhatian kami. Penyelenggara pameran tidak menyediakan “jarak aman” bagi pengunjung dengan benda koleksi. Selain itu, tidak juga disebutkan benda koleksi mana yang boleh disentuh (hands-on exhibition), selain benda koleksi yang telah disertakan label “Dilarang Sentuh”.

Selanjutnya penyajian informasi koleksi dalam bentuk label, baik label individu maupun label kelompok, yang terasa minim dan sangat tekstual. Kondisi ini sama sekali tidak dibantu oleh sejumlah gadis yang dipekerjakan oleh penyelenggara pameran sebagai pemandu pameran. Salah seorang staf pameran dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran menuturkan kepada kami bahwa penyelenggara pameran, pihak ketiga yang ditunjuk melalui proses tender dan lelang penyedia jasa, merupakan pihak yang merekrut mereka sebagai tenaga promosi selama pameran berlangsung.

Namun lepas dari itu semua, upaya Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dalam mengenalkan Museum Sangiran kepada khalayak ramai patut untuk diapresiasi. Semangat untuk mendekatkan museum ke tengah-tengah masyarakat harus tetap dikobarkan walau memang sungguh tidak mudah dan jauh dari murah melakukan pameran keliling sejenis ini. Saya yakin bahwa lambat laun masyarakat di sekitar museum akan menyadari sejatinya keberadaan museum, bila pengelola museum bersedia keluar sejenak dari ruang akademis yang melingkupi museum dan masuk dalam “atmosfer” yang lebih membumi. Bukan memaksa sebaliknya. Akhir kata, selamat bekerja Museum Sangiran. Teruskan kerja kerasmu.

 

Salam.

header transparan

Keterangan:
Tulisan ini sudah pernah saya unggah pada situs Museumcare pada 24 November 2012 dengan judul yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge