Dyathra Silvana Baten Penantang di PPI 2014

Jawline yang tegas. Ini kesan saya saat kali pertama melihat foto Dhyva, demikian Dyathra Silvana Baten biasa dipanggil. Sebagai model, jelas ini merupakan keunggulan. Betapa tidak? Tulang rahang dan tulang pipi, jawline and cheekbone, merupakan unsur penting selain posture. Miliki ketiganya dan Sobat akan jadi model foto yang sangat dicari.

Berdasar pada pengalaman memotret saya yang baru seumur jagung, selain tulang rahang, sorot mata sang model foto pun menjadi kekuatan tersendiri. Sorot mata, selain pose, menjadikan sebuah karya foto dapat memberi  pesan lebih kepada pemirsanya. Saya juga melihat ini pada Dhyva. Ia punya tatapan yang, kata orang Kupang, “sama ke orang mo bakalai sa…“.

Dia sudah punya modal jawline dan fierce-eyes.  Tapi, apakah PPI 2014 adalah ajang pencari model foto? Tentu tidak.

Saya hanya ingin menyatakan bahwa dia sudah punya modal dasar untuk menjadi seorang model. Lagipula, ia sudah menekuni profesi ini di Kupang. Hal yang perlu ia lakukan adalah menambahkan wawasan pose dan mengenali angle terbaiknya. Selebihnya, biarkan gambar yang bicara.

1506865_427408674055920_1218707696_n 1515029_425469107583210_838152527_n 23-PI2014-ntt

Prestasi 10 Besar PPI 2013 yang diwariskan oleh Laras Suhanda bukan perkara kecil yang remeh. Saya percaya Dhyva mampu berbuat besar dan kembali memberi prestasi bagi Nusa Tenggara Timur dalam PPI 2014. Kita tunggu.

 

Salam,

Adhy Langgar

Sumber foto: Family Studio Photography, Jamez Radar dan PutriIndonesia.com

*UPDATE: Dhyva terpilih menjadi Putri Kepulauan Bali Nusa Tenggara dalam PPI 2014. Tak satu pun Putri dari kepulauan ini yang masuk dalam jajaran 10 Besar.

Leave a Reply