Skip to main content

Melihat Manusia Purba di Mal

Sore itu, Kamis, 22 November 2012, suasana mal tidak terlalu ramai. Tidak seramai akhir pekan kala rombongan wisatawan lokal membanjiri Bandung dari berbagai daerah sekitar, utamanya dari kota Jakarta. Saya dan Wanti Windari, salah seorang anggota Museumcare, mengunjungi Mal Paris Van Java sore itu untuk melihat Pameran 5 Kota Museum Manusia Purba Sangiran yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kota Bandung adalah kota kedua, setelah Jakarta, yang disambangi oleh “manusia Sangiran”. Setelah itu, berturut-turut kota Yogyakarta (Plaza Ambarukmo 29 November-2 Desember), Surabaya (Grand City Mall 6-9 Desember), dan berakhir di Denpasar (Discovery Shopping Mall 16-16 Desember 2012).

Tidak banyak petunjuk yang terlihat di luar kawasan mal PVJ yang menunjukkan adanya pameran ini. Kami pun terseok-seok menelisik hampir semua lorong dan selasar yang membingkai ruang mal hingga akhirnya kami menemukan lokasi pameran yang terletak di lantai bawah. (more…)

Pound the Alarm, I’m Blogging!

Well, judul tulisan yang terasa lebay di mata dan di lidah. Oh ya, judul tulisan ini terinspirasi *halah* dari judul lagu Kak Nikki Minaj yang luar biasa itu. Bagaimana, videonya bagus, kan?

Jadi begini. Saya pernah memiliki laman blog. Baik yang berbasis blogspot maupun wordpress. Saya sebut ‘pernah memiliki’, karena blog pertama yang saya buat di blogger.com saya tinggalkan karena kata sandi telah lama terselip dan terlupakan. Blog kedua saya, saya tuliskan berbasis wordpress.com. Alasannya sederhana: ingin mencoba blogging platform baru. Banyak sudah tulisan yang saya terbitkan (jumlah dua atau lebih dapat dikategorikan sebagai banyak, red) namun entah mengapa situs tersebut ditutup dengan semena-mena oleh sang pemilik rumah. Tiba-tiba suspended gara-gara violation. Mbuh! Saya hanya tercenung. Lalu mendadak blogging tidak lagi tampak seksi di mata saya.

Hingga suatu ketika. (more…)

Setahun Sudah Tanpa Kabar dari Lion Air

Malam itu, Minggu, 29 Januari 2012, saya tiba di Kupang.

Selepas penerbangan yang cukup melelahkan dari Cengkareng (ditambah dengan perjalanan darat sebelumnya dari Jatinangor), aroma aspal landas pacu Bandar Udara El Tari Kupang yang sempat basah oleh hujan, segar terhirup. Pulang kampung kali ini membawa sejuta harapan. Masih jelas membayang dalam benak, suasana Ruang Kedatangan Bandara El Tari Kupang saat itu.

Hari telah larut. Wajah lelah dan kuyu terlihat tak sabar menanti datangnya bagasi mereka dari conveyor belt.

Saya pun demikian. (more…)